Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan islam tertua. Betapa tidak, para sahabat dulu belajar kepada nabi Muhammad shollallhu alaihi wa sallam dengan metode pondok, umumnya mereka disebut ashabussuffah. Mereka belajar apapun kepada nabi langsung selama 24 jam dengan tinggal di serambi bagian belakang masjid, salah satu diantara mereka yang kemudian menjadi salah satu periwayat hadits adalah abu khuroiroh.
Pondok pesantren sebagai miniatur masyarakat dapat dilihat dari beberapa aspek:
Dengan menjadi miniatur masyarakat, pondok pesantren tidak hanya menjadi tempat belajar ilmu agama, tetapi juga laboratorium sosial yang mempersiapkan santri untuk menjadi anggota masyarakat yang produktif dan berkontribusi positif. Pengalaman hidup di pesantren memberikan bekal praktis bagi santri dalam menghadapi kompleksitas kehidupan bermasyarakat di masa depan.
Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama Lekok menggunakan kitab kuning sebagai sumber belajar utama untuk mapel PAI. Aqidah ahlaq, alquran hadits, fiqih dan SKI merupakan mata pelajaran agama yang dipelajari siswa Madrasah Alyah sesuai ketentuan dari pemerintah. Adapun materi yang dipelajari menyesuaikan dengan materi yang sudah ditentukan kementrian agama, hanya saja sumber belajarnya diambilkan dari kitab-kitab kuning sebagaimana diajarjkan di pondok pesantren.
Ada beberapa pertimbangan sebagai dasar kenapa menjadikan kitab kuning sebagai sumber belajar utama pada mapel PAI, diantaranya :

Sebagai lembaga pendidikan yang memprioritaskan lulusan untuk melanjutkan belajar ke jenjang di atasnya, MA NU Lekok menyelengerakan berbagai upaya agar siswa nya dapat diterima di perguruan tinggi yang dikehendaki. Upaya itu diantaranya adalah melakukan try out masuk perguruan tinggi. Kalau sebelumnya, sudah dilakukan try out dengan menggandeng Ruang Guru, kali ini try out dilakukan dengan pihak SCOLA.

Try out masuk perguruan tinggi bagi siswa kelas 12 MA NU Lekok akan memberikan dampak mental yang positif. Siswa menjadi terbiasa suasana dan tekanan ujian seleksi masuk perguruan tinggi yang sesungguhnya. Sehingga diharapkan lebih mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki agar sukses dalam ujian.. Disamping itu, try out juga sebagai kesempatan melihat kemampuan siswa dalam penguasaan materi dan bagian yang perlu ditingkatkan.
Try out juga sebagai sarana melatih siswa dalam mengatur waktu menyelesaikan soal. Menyelesaikan soal ujian masuk perguruan tinggi tentu tidak cukup hanya bermodal pengetahuan yang memadai tentang jenis dan format soal, lain dari itu manajemen waktu juga penting dan perlu dikuasai agar dapat menyelesaikan soal ujian sesuai tenggat waktu yang diberikan. Try out akan melatih siswa bagaimana mengatur waktu ujian agar dapat meraih hasil yang optimal.
Disamping itu, try out juga dapat dijadikan latihan bagaimana strategi menyelesaikan soal tes masuk perguruan tinggi. Dengan strategi yang tepat, maka besar kemungkinan siswa akan lolos masuk perguruan tinggi yang dimaksud. Bagian dari strategi adalah membuat skala prioritas soal-soal tertentu yang harus diselesaikan terlebih dahulu sehingga lebeih efektif dan efisien.

Siapapun pasti suka hal yang bersih, bersih merujuk pada kondisi fisik yang bebas kotoran, noda atau kontaminan. Jadi bersih berkaitan dengan kondisi atau keadaan fisik yang tidak kotor. contoh halaman sekolah bersih, berarti halaman sekolah yang bebas sampah atau tidak ada satupun sampah di halaman sekolah tersebut. Islam sangat memperhatikan kebersihan, bahkan lebih dari itu, islam memperhatikan hal suci yang merupakan kebersihan tidak pada aspek fisik saja tetapi juga aspek batin. Dalam hadits disabdakan bahwa
"الطهور شطر الإيمان" bahwa kesucian adalah sebagian dari iman (HR. Muslim).
Kebersihan lingkungan sekolah merupakan aspek penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan sehat. Lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan kesan estetis yang menyenangkan, tetapi juga memiliki dampak positif terhadap kesehatan fisik dan mental siswa serta staf sekolah.
Beberapa alasan pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan sekolah:
Beberapa program kerja dicanangkan untuk mewujudkan lingkungan MA NU yang bersih. Disamping juga pengaturan areal dan tempat khusus untuk memudahkan stake holder membuang sampah. Tak kalah penting adalah pengaturan tempat sesuci yang mengakomodir kepentingan guru, santri dan tamu juga diatur. Kebersihan lingkungan MA NU Lekok menjadi tanggung jawab semua stake holder.

© Copyright 2018 divisidatalitbang