Berita

Berita Pendidikan Nasional

Nikmatus Solikah

Nikmatus Solikah

Pada Kamis, 5 Oktober 2024, kelas XI-A MA Nahdlatul Ulama Lekok melaksanakan kegiatan Lesson Study (LS) pada mata pelajaran Aqidah Akhlak dengan materi "Adab Bertamu dan Menerima Tamu". Kegiatan ini dipandu oleh Ibu Khusnul Khotimah, Mahasiswi PLP dari STAIS Pasuruan, sebagai guru model yang didampingi oleh Bapak Toifin Hakim, Lc., selaku guru pamong, alumni Universitas al-Azhar, Mesir. Hadir pula Bapak Drs. Nur Saman, M.Pd.I sebagai dosen pembimbing, serta segenap dewan guru MA Nahdlatul Ulama dan rekan-rekan Mahasiswa PLP lainnya yang turut memberikan penilaian dalam proses pembelajaran.

Dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Ibu Khusnul Khotimah menggunakan video film pendek sebagai media untuk menganalisis adab bertamu dan menerima tamu. Para siswa kemudian berdiskusi dalam kelompok untuk membahas nilai-nilai adab yang terkandung dalam video tersebut. Setiap kelompok selanjutnya mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas, yang memberikan kesempatan bagi siswa untuk saling belajar dari perspektif masing-masing.

Sebagai bentuk apresiasi, siswa yang aktif dalam diskusi dan presentasi mendapat reward berupa snack, yang diharapkan mampu memotivasi mereka untuk lebih antusias dalam pembelajaran. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan penuh dari dewan guru, yang sangat antusias melihat para siswa aktif dan terlibat dalam pembelajaran nilai-nilai adab yang penting dalam kehidupan sehari-hari.

IMG 20241105 WA0036

Hari ini, MA Nahdlatul Ulama Lekok melaksanakan kegiatan Asesmen Bakat dan Minat (ABM) 2024 yang diikuti oleh siswa kelas XII. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan dilaksanakan serentak di berbagai sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, yakni di tanggal 4 dan 5 November 2024. Di MA Nahdlatul Ulama Lekok, asesmen ini dilakukan dalam beberapa sesi yang bergantian di lab. komputer madrasah, dengan setiap siswa mengerjakan asesmen menggunakan perangkat komputer yang tersedia.

ABM bertujuan untuk mengidentifikasi potensi, minat, dan bakat siswa guna membantu dalam perencanaan pendidikan dan karier masa depan siswa. Sementara itu, siswa kelas XII yang tidak dalam sesi ABM memanfaatkan waktu untuk mempersiapkan setoran hafalan ASWAJA, yang merupakan salah satu syarat kelulusan. Hafalan ini mendukung pendidikan karakter siswa, selaras dengan visi madrasah dalam membentuk insan berprestasi dan berjiwa santri.

IMG 20241104 WA0022

Pada tanggal 3 November 2024, MA Nahdlatul Ulama Lekok mengadakan Lesson Study (LS) untuk ke sekian kalinya. Hari ini LS yang dilaksanakan adalah untuk mata pelajaran Fiqih di kelas XI-B dengan topik “Bughot” atau pemberontakan. Kegiatan ini dipandu oleh Bu Muti'ah, mahasiswi PLP dari STAIS Pasuruan yang juga merupakan alumni MANU. Dalam kegiatan ini, Bu Muti'ah menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sebagai pendekatan utama.

Pembelajaran dimulai dengan penyampaian materi bughot oleh Bu Muti'ah sebagai guru model. Ia menjelaskan dasar hukum serta pandangan Fiqih mengenai tindakan pemberontakan dalam Islam. Selanjutnya, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menganalisis kasus-kasus konkret yang berkaitan dengan bughot. Setiap kelompok mengkaji kasus yang diberikan dan berusaha mengaitkannya dengan prinsip-prinsip hukum Islam yang telah dipelajari. Pada tahap akhir, tiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya di depan kelas, sehingga siswa dapat saling berbagi pemahaman dan mendapatkan pandangan yang lebih luas.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Mabruroh Karimah, S.Ag., selaku guru pamong yang membimbing Bu Muti'ah. Bu Mabruroh adalah alumni UIN KHAS Jember dan turut memberikan arahan yang penting selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Ibu dewan guru MA Nahdlatul Ulama Lekok serta sesama mahasiswa PLP lainnya, yang hadir untuk memberikan penilaian dan masukan.

Lesson Study ini tidak hanya memberikan kesempatan belajar bagi siswa, tetapi juga menjadi ajang bagi Bu Muti'ah untuk memperkaya pengalaman mengajarnya melalui pendekatan Problem Based Learning. Kehadiran para guru dan mahasiswa PLP lainnya turut memperkaya diskusi dan evaluasi yang dilakukan saat sesi refleksi, sehingga menjadi bekal yang berharga untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah maupun bagi para mahasiswa PLP kelak saat mengajar di tempat mereka masing-masing.

IMG 20241103 WA0020

Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) MA Nahdlatul Ulama Lekok yang dilaksanakan di Klurak Eco Park Mojokerto telah selesai dilaksanakan kemarin pada tanggal 01 November 2024 dengan lancar dan penuh kesan mendalam. Kegiatan yang diprakarsai oleh Pimpinan Komisariat IPNU IPPNU MA NU Lekok ini bertujuan memperkuat jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, cinta tanah air, serta memperdalam nilai-nilai Aswaja di kalangan siswa.

Pada hari pembukaan, kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Madrasah, Bapak Hasanul Bisri, M.Pd., yang memberi semangat kepada peserta untuk mengikuti LDKS dengan sungguh-sungguh. Materi yang disampaikan dalam LDKS kali ini meliputi Wawasan Kebangsaan dan Aswaja, yang diisi oleh Bapak Yusuf, S.Si., serta materi tentang organisasi dan IPNU-IPPNU, yang diberikan oleh perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Lekok.

Selain itu, kegiatan LDKS juga menyajikan simulasi kepemimpinan berupa outbound yang dirancang untuk mengembangkan kerja sama dan ketangguhan siswa. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh pengurus PK IPNU IPPNU MA NU Lekok di bawah arahan Bapak Syamsul Arifin, M.Pd., serta Ibu Mabruroh Karimah, S.Ag selaku pembina PK IPNU IPPNU.

Salah satu keistimewaan dari LDKS tahun ini adalah kegiatan super padat tanpa mengenyampingkan berbagai kegiatan keagamaan yang memperkaya spiritualitas siswa dan sudah menjadi tradisi madrasah. Seluruh kegiatan ibadah wajib dan sunnah, seperti shalat malam, shalat lima waktu, shalat dhuha, serta berbagai amalan yang biasa dilaksanakan di madrasah, tetap dilaksanakan selama LDKS dan berjalan dengan lancar. Kegiatan ini didampingi oleh Bapak Toifin Hakim, L.c., dan beberapa guru lainnya. Kajian kitab bersama Gus Cholil, sholawat Nabi, serta kegiatan lainnya semakin menambah nuansa religius selama LDKS.

Yang membuat LDKS kali ini semakin spesial adalah adanya momen api unggun yang disertai dengan pembacaan dasa dharma, pelantikan pengurus baru PK IPNU IPPNU MA NU Lekok, dan malam pentas seni (pensi) yang begitu meriah. Selain itu, peserta juga mengikuti kegiatan jelajah malam, yang dilengkapi dengan drama kehidupan untuk melatih empati, serta sesi refleksi yang membuat peserta merenungi kembali pelajaran yang mereka dapatkan selama LDKS.

Menu makan siang dan makan malam pada LDKS ini pun tidak kalah istimewa. Seluruh hidangan dimasak langsung oleh para guru madrasah, diketuai oleh Bu Fitri Rahayuningsih, S.Ag, S.Pd dan Bu Ika Susilawati, S.Pd, M.M, serta dibantu oleh Ibu Mabruroh Karimah, S.Ag., Ibu Nur Kumalasari, S.Pd, Ibu Imami Rosyidah, S.Psi, M.M, dan Ibu Nikmatus Solikah, S.Pd. Bahkan Bapak Syamsul Arifin, M.Pd dan suami Ibu Imami Rosyidah turut membantu dalam proses memasak, sehingga menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat di antara seluruh peserta dan panitia.

Pada sesi penutupan, Bapak Tholibul Huda, S.Ds., selaku ketua pelaksana, mengucapkan terima kasih kepada para panitia, dewan guru, mahasiswa PLP, alumni, dan pengurus PAC IPNU IPPNU Lekok yang telah turut serta mempersiapkan, mendampingi, dan membantu mensukseskan LDKS tahun ini. Kegiatan LDKS di MA NU Lekok tahun ini memang sangat berkesan dan diharapkan menjadi bekal berharga bagi siswa dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan, rasa cinta pada madrasah, serta akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.

IMG 20241102 WA0073IMG 20241102 WA0074

 

Halaman 1 dari 7

Cari

Pengunjung

4192374
Hari ini
Minggu Lalu
Bulan lalu
Semua
7826
3027118
970202
4192374

Your IP: 216.73.216.180
2026-03-20 22:04