Berita

Berita Pendidikan Nasional

Nikmatus Solikah

Nikmatus Solikah

Hari kedua Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di MA Nahdlatul Ulama Lekok berjalan penuh khidmat dan keceriaan dengan berbagai kegiatan yang dirancang untuk mengasah keterampilan organisasi dan kepemimpinan siswa.

Kegiatan hari ini dimulai dengan sholat malam bersama yang dipandu oleh Bapak Toifin Hakim, Lc., sebagai pembimbing spiritual siswa. Setelahnya, siswa melaksanakan sholat Subuh dan Dhuha berjamaah di bawah panduan beliau. Kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi yang dipimpin oleh panitia dan didampingi Ibu Imami Rosyida, S.Psi., M.M., serta Ibu Fitri Rahayuningsih, S.Ag., S.Pd., memberikan kesegaran fisik dan semangat baru untuk memulai aktivitas.
 
Setelah senam, siswa menerima materi khusus dari pengurus PAC IPNU IPPNU Kecamatan Lekok. Materi ini memberikan pemahaman mendalam tentang keorganisasian dan nilai-nilai kepemimpinan dalam IPNU dan IPPNU, menyiapkan para peserta sebagai kader yang siap berkontribusi untuk organisasi.
 
Puncak kegiatan hari ini adalah outbond yang dipandu oleh panitia LDKS dan Bapak Yusuf, S.Si. Beragam permainan dalam outbond dirancang untuk membangun kerja sama, kekompakan, dan kepemimpinan siswa dalam suasana yang penuh keceriaan.
Pada malam harinya, berlangsung pelantikan pengurus baru IPNU dan IPPNU yang dipimpin oleh Pengurus PAC IPNU IPPNU Lekok. Imam Hambali dari kelas XI A terpilih sebagai ketua IPNU, dan Saylatul Rizqiyah dari kelas XI A terpilih sebagai ketua IPPNU. Setelah prosesi pelantikan, acara dilanjutkan dengan apel api unggun yang khidmat. Dasa Dharma Pramuka dibacakan sebagai wujud komitmen siswa, dan apel dipimpin oleh Bapak Syamsul Arifin, M.Pd., selaku wakil kesiswaan.
 
Hal yang istimewa pada hari ini adalah menu makan siang dan malam yang dimasak langsung oleh para guru, seperti Ibu Fitri Rahayuningsih, Ibu Ika Susilawati, dan beberapa guru lainnya, yang dengan tulus menyiapkan hidangan lezat bagi para siswa.
Tepat pukul 23.00, seluruh siswa kembali ke tenda untuk beristirahat, mempersiapkan energi untuk melanjutkan kegiatan di hari berikutnya. Hari kedua LDKS ini menjadi pengalaman berharga yang mempererat kebersamaan dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan siswa.

IMG 20241031 WA0015

 

Pada tanggal 30 Oktober 2024, MA Nahdlatul Ulama Lekok resmi membuka kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang akan berlangsung hingga 1 November 2024 di Klurak Eco Park, Kembangbelor, Pacet, Mojokerto. Dengan tema “Menempa Pemimpin yang Visioner, Berintegritas, dan Berakhlak Mulia,” kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter kepemimpinan siswa sesuai nilai-nilai santri.

 
Hari pertama dimulai dengan persiapan keberangkatan pukul 11.00, diawali dengan salat Dzuhur berjamaah antara siswa dan guru. Rombongan berangkat pukul 12.00 dan tiba di lokasi pada pukul 15.30. Setibanya di Klurak Eco Park, para peserta melaksanakan salat Ashar berjamaah, mendirikan tenda, dan dilanjutkan dengan mengikuti apel pembukaan yang dipimpin oleh Kepala Madrasah, Bapak Hasanul Bisri, M.Pd., serta dihadiri oleh para Bapak Ibu dewan guru, guru PLP, alumni MANU, panitia, dan peserta LDKS.
 
Dalam kegiatan ini, siswa dibagi menjadi 7 kelompok yang masing-masing didampingi oleh panitia khusus untuk membimbing mereka selama kegiatan berlangsung. Selain itu, LDKS ini dilengkapi dengan rapor penilaian harian yang mencakup nilai kegiatan, kedisiplinan, dan sikap siswa, sebagai alat evaluasi. Siswa yang memenuhi kriteria penilaian di akhir kegiatan akan menerima sertifikat LDKS sebagai tanda kelulusan.
 
Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah dan penyampaian materi Wawasan Kebangsaan dan ASWAJA oleh Bapak Yusuf, S.Si., Waka Kurikulum MA NU Lekok sekaligus Ketua PERGUNU Kecamatan Lekok. Materi ini bertujuan memperkuat jiwa cinta tanah air dan menanamkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dalam diri siswa.
 
Malam pertama ditutup dengan kegiatan makrab (malam keakraban) yang dipandu oleh Ibu Imami Rosyida, S.Psi, M.M. Pada sesi ini, setiap kelompok memperkenalkan nama dan filosofi kelompoknya serta menyampaikan rencana untuk pentas seni yang akan diadakan pada malam berikutnya. Kegiatan berakhir pada pukul 23.00, diakhiri dengan istirahat untuk seluruh peserta.
 
Melalui rangkaian kegiatan ini, LDKS diharapkan mampu menempa generasi pemimpin yang visioner, berintegritas, dan berakhlak mulia sesuai dengan visi MA Nahdlatul Ulama Lekok.
 

IMG 20241030 WA0007IMG 20241031 WA0005IMG 20241031 WA0002

 

Pada tanggal 29 Oktober 2024, kelas X-A MA Nahdlatul Ulama Lekok melaksanakan Lesson Study (LS) untuk mata pelajaran Biologi yang dipimpin oleh Ibu Siti Kholifah, mahasiswi Program Pengenalan Lingkungan Pembelajaran (PLP) dari Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan. Materi yang diangkat dalam LS kali ini adalah "Virus," yang menjadi topik penting dalam pemahaman siswa mengenai salah satu jenis mikroorganisme.

Acara LS ini dihadiri oleh Bapak Hasanul Bisri, M.Pd., Kepala Madrasah MA Nahdlatul Ulama Lekok, yang menyempatkan diri untuk hadir meski dalam kesibukan yang padat. Beliau memberikan dukungan, arahan dan motivasi kepada guru model yang berpartisipasi dalam kegiatan LS kali ini. Selain itu, hadir pula Bapak Reza Ardiansyah, M.Pd., dosen pembimbing Mahasiswa PLP Biologi, yang memberikan banyak terima kasih kepada madrasah atas kesempatan yang diberikan kepada para mahasiswa untuk melakukan LS. Beliau menekankan bahwa tidak semua sekolah lain memberikan peluang sebaik ini, sehingga sangat berharga bagi pengalaman mengajar mahasiswa.

Ibu Ayu Lina Anggraeni, S.Pd., selaku guru pamong mata pelajaran Biologi, juga memberikan bimbingan sebelum dan setelah pelaksanaan LS. Kehadiran beliau sangat penting untuk memastikan bahwa proses pembelajaran berjalan dengan baik dan sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan.

Selama pelaksanaan, siswa X-A menunjukkan antusiasme yang cukup. Aktivitas pembelajaran kali ini menggunakan model Problem Based Learning yang membuat suasana kelas menjadi interaktif, sehingga membuat pembelajaran tentang virus menjadi menarik. Siswa terlibat aktif dalam kegiatan diskusi dan tanya jawab yang membantu mereka memahami konsep virus dengan lebih baik.

Hadir pula Bapak dan Ibu dewan guru MA Nahdlatul Ulama dan mahasiswa PLP lainnya yang turut memberikan penilaian dari proses pembelajaran. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa.

Acara Lesson Study ini berlangsung dengan lancar, dan madrasah memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ibu Siti Kholifah atas LS yang telah dilaksanakan. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tentang virus, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi Ibu Kholifah dalam menjalankan pembelajaran Biologi di masa mendatang. Dengan pelaksanaan Lesson Study ini, MA Nahdlatul Ulama Lekok terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan pengajar di madrasah.

IMG 20241029 WA0028

Hari ini, siswa-siswi MA Nahdlatul Ulama Lekok mendapatkan kesempatan berharga untuk mengikuti penyuluhan dari Kantor Urusan Agama (KUA), melalui Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kecamatan Lekok. Acara yang dilaksanakan di Musholla Al-Choliliyah ini dimulai pukul 09.40 dan berakhir pukul 11.00 WIB. Mengangkat dua tema utama, yakni "Penyelamatan dari Penyalahgunaan Narkoba" dan "Pendewasaan Usia Pernikahan," penyuluhan ini bertujuan untuk membekali para siswa dengan pengetahuan yang esensial dalam menghadapi tantangan remaja saat ini.

Pada acara tersebut, para petugas KUA Kecamatan Lekok memberikan berbagai pemaparan mendalam, yang dihadiri langsung oleh Kepala Madrasah, Bapak Hasanul Bisri, M.Pd. Tema pertama mengenai penyelamatan dari penyalahgunaan narkoba bertujuan untuk membuka pandangan para siswa tentang dampak buruk narkoba pada kesehatan fisik, mental, dan sosial. Para penyuluh juga membagikan informasi tentang bagaimana cara mengenali dan menghindari ajakan yang dapat mengarah pada penyalahgunaan narkoba. Diskusi ini diharapkan menjadi bekal bagi para siswa untuk waspada dan bijaksana dalam mengambil keputusan.

Tema kedua, yaitu pendewasaan usia pernikahan, memberikan wawasan kepada siswa mengenai pentingnya kesiapan mental, emosional, dan finansial sebelum memutuskan untuk menikah. Penyuluh mengajak siswa untuk memahami konsekuensi jangka panjang pernikahan dini dan pentingnya membangun fondasi yang kuat dalam pendidikan dan karier sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

Bapak Hasanul Bisri, M.Pd., dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya penyuluhan ini dan harapannya agar para siswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan ini, madrasah berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan yang mendukung siswa menjadi generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan dengan langkah yang mantap dan bijaksana.

IMG 20241029 WA0025

Cari

Pengunjung

4192408
Hari ini
Minggu Lalu
Bulan lalu
Semua
7860
3027118
970202
4192408

Your IP: 216.73.216.180
2026-03-20 22:05