Berita

Berita Pendidikan Nasional

Nikmatus Solikah

Nikmatus Solikah

Pada tanggal 24 Oktober 2024, MA Nahdlatul Ulama Lekok menggelar kegiatan Lesson Study Matematika di kelas XI-A oleh Bu Anisa, seorang Mahasiswi PLP Matematika dari Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pasuruan, sebagai guru model. Dalam pembelajaran ini, Bu Anisa membahas materi tentang matriks dengan pendekatan yang inovatif dan interaktif, sehingga kelas terasa sangat hidup.

Bu Anisa dikenal sebagai pribadi yang ramah dan selalu tampil dengan senyum saat mengajar. Selain itu, beliau sangat menguasai materi dan mampu menyampaikan konsep-konsep matriks dengan jelas. Media pembelajaran yang digunakan sangat menarik, penuh warna dan gambar yang membantu siswa lebih mudah memahami materi.

Dalam sesi game, Bu Anisa menggunakan media kertas warna-warni yang ditempel di sterofoam sebagai alat bantu. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah Teams Games Tournament (TGT), yang mendorong siswa untuk belajar secara kolaboratif dan berkompetisi dalam suasana yang menyenangkan. Suasana kelas terasa hidup dengan partisipasi aktif siswa selama game berlangsung.

Selain memberikan pengalaman belajar yang menarik bagi siswa, Lesson Study ini juga menjadi sarana bagi Bu Anisa untuk meningkatkan pengalaman mengajarnya. Dengan bimbingan dari Bapak Syamsul Arifin, M.Pd., sebagai guru pamong, Bu Anisa mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai metode pembelajaran dan media yang efektif dalam mengajar serta mengenal karakteristik siswa di kelas.

Acara ini juga dihadiri oleh para guru di MA Nahdlatul Ulama Lekok dan rekan-rekan sesama mahasiswa PLP, yang turut memberikan dukungan serta menilai proses pembelajaran yang berlangsung selama LS. Penilaian tersebut akan dibahas bersama-sama dalam sesi refleksi sebagai apresiasi dan masukan untuk Bu Anisa dalam pengalaman mengajar. Lesson Study ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, sekaligus memberi kesempatan bagi calon pendidik seperti Bu Anisa untuk terus berkembang.

IMG 20241024 WA0026IMG 20241024 WA0024IMG 20241024 WA0034

Dua siswi MA Nahdlatul Ulama Lekok kembali mengukir prestasi membanggakan di ajang olimpiade nasional. Fina Qotrun Nahda Salsabila, siswi kelas X-A, sukses meraih medali emas dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Fina juga menempati urutan ke-4 nasional dalam Olimpiade Pelajar Bahasa Nasional yang diselenggarakan oleh Prisma Cendekia Foundation pada 12-13 Oktober 2024. Prestasi ini mencerminkan dedikasi Fina dalam mengejar keunggulan akademis, khususnya dalam bidang bahasa.

Selain Fina, Novi Ardila Kartika Putri dari kelas XII IPA, juga turut mengharumkan nama madrasah dengan meraih medali perak di mata pelajaran Kimia dalam ajang Olimpiade Nasional Sumpah Pemuda (ONSP) yang berlangsung pada 13 Oktober 2024. Keberhasilan Novi menunjukkan kemampuan siswa MA Nahdlatul Ulama Lekok dalam bidang sains dan ketekunan luar biasa dalam belajar.

Kami ucapkan selamat kepada Fina dan Novi atas pencapaian luar biasa ini. Prestasi mereka adalah wujud nyata dari visi madrasah kami untuk mencetak insan berprestasi yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berjiwa santri. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh siswa MA Nahdlatul Ulama Lekok untuk terus berjuang dan meraih prestasi terbaik di masa mendatang.

IMG 20241023 WA0009IMG 20241023 WA0008

Pada tanggal 22 Oktober 2024, Yayasan Taman Pendidikan Nahdlatul Ulama (YTPNU) Lekok menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional dengan penuh khidmat di halaman barat YTPNU. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh elemen yayasan, mulai dari siswa, guru, hingga para staf, sebagai bentuk penghormatan atas jasa para Ulama dan santri yang telah berperan penting dalam sejarah perjuangan bangsa dan perkembangan Islam di Indonesia.

Upacara dimulai tepat pada pukul 07.00 WIB, diawali dengan persiapan peserta yang tertib berbaris sesuai instruksi yang diatur oleh Bapak Syamsul Arifin M.Pd selaku panitia dan waka kesiswaan MANU beserta para panitia yang lain. Upacara dipimpin oleh Naqib Mazuddin, siswa MA Nahdlatul Ulama Lekok kelas XII IPS, yang dengan penuh percaya diri menjalankan tugasnya sebagai pemimpin upacara. Sementara itu, Bapak Drs. Achmad Ridwan Cholil, M.Pd.I., yang merupakan Ketua YTPNU Lekok menjadi pembina upacara, menyampaikan amanat yang mendalam tentang pentingnya santri dalam menjaga moralitas dan kebhinekaan di tengah perubahan zaman. Beliau menekankan bahwa Hari Santri bukan hanya peringatan sejarah, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran santri sebagai penjaga akhlak, ilmu pengetahuan teknologi, dan ideologi bangsa.

Beberapa siswa dan guru MA Nahdlatul Ulama turut berperan aktif sebagai petugas dalam pelaksanaan upacara ini. Ibu Fitri Rahayuningsih, S.Pd, S.Ag menjadi dirijen tim paduan suara, Ibu Ika Susilawati, S.Pd, M.M. menjadi pelatih sekaligus pengisi suara tim padus, ditemani oleh beberapa rekan beliau, di antaranya Ibu Ayu Lina Anggraeni, S.Pd, Ibu Mabruroh Karimah, S.Ag, Ibu Zumrotun Nafisah, S.Pd, dan Ibu Nikmatus Solikah S.Pd, sementara guru lain aktif mendampingi barisan para siswa dan bergabung di barisan guru YTPNU.

Dari kalangan siswa yang aktif menjadi petugas upacara di antaranya Mufidatun Nisa' dari kelas XI-B bertindak sebagai pembawa acara, menjalankan tugasnya dengan baik dan mengatur jalannya upacara. Ketua barisan terdiri dari siswa-siswi terpilih seperti Irhamul Huda (XII IPS), M. Sya'roni (XII IPA), M. Zuhril Hamdani (XII IPS), Aisyatul Maulidiyah (XII IPA), Nuril Badriyah (XII IPS), dan Intan Nur Aini (XII IPA), yang mengatur barisan peserta agar tetap rapi dan tertib. Sementara itu, Saylatul Rizqiyah dari kelas XI-A membacakan naskah UUD 1945 dengan lantang, diikuti doa yang dipimpin oleh Ainul Hilya dari kelas XI-A. 

Tidak hanya itu, upacara ini juga didukung oleh tim kesehatan dari Palang Merah Remaja (PMR) MANU, yang selalu siaga di lokasi. Mereka dengan cepat dan tanggap menangani beberapa peserta yang mengalami kelelahan atau masalah kesehatan selama upacara berlangsung, memastikan bahwa kegiatan ini berjalan dengan lancar tanpa hambatan yang berarti.

Hari Santri Nasional di YTPNU Lekok menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa kebersamaan dan semangat perjuangan ulama dan santri, tidak hanya sebagai murid, tetapi juga sebagai generasi penerus yang siap menjaga tradisi, ilmu pengetahuan, dan moralitas dalam masyarakat. Semangat ini terlihat jelas dalam setiap detik pelaksanaan upacara, mulai dari awal hingga akhir.

 

IMG 20241022 WA0094IMG 20241022 WA0095

Sebagai bagian dari peringatan Hari Santri Nasional 2024, Yayasan Taman Pendidikan Nahdlatul Ulama (YTPNU) Lekok menggelar kegiatan napak tilas untuk mengenang pendiri yayasan, KH. Cholil bin Abdurrahman dan Ibu Nyai Hj. Chodijah binti Yasin. Acara ini diawali dengan ziarah makam beliau, yang bertujuan untuk mengenang perjuangan dan mendoakan beliau yang telah berjasa besar dalam mendirikan YTPNU Lekok.

Setelah kegiatan ziarah, Drs. Achmad Ridwan Cholil, M.Pd.I, selaku Ketua YTPNU Lekok, memberikan materi tentang biografi KH. Cholil bin Abdurrahman. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan kontribusi besar KH. Cholil dalam membangun dan mengembangkan pendidikan Islam di daerah Lekok, dengan semangat keikhlasan dan visi untuk mencetak generasi santri yang berakhlakul karimah.

Setelah kegiatan ini selesai, seluruh siswa-siswi kembali lagi menuju lingkungan YTPNU Lekok untuk pembagian doorprize. Doorprize tersebut sudah disiapkan oleh para guru YTPNU dan dibagikan dengan sistem kupon. Kupon tersebut dibagikan kepada siswa sebelum perjalanan napak tilas.

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam peringatan Hari Santri Nasional. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran santri akan pentingnya sejarah perjuangan ulama dalam dunia pendidikan.

IMG 20241021 103210

Cari

Pengunjung

4190746
Hari ini
Minggu Lalu
Bulan lalu
Semua
6198
3027118
970202
4190746

Your IP: 216.73.216.180
2026-03-20 20:28