Berita

Berita Pendidikan Nasional

(0 pemilihan)

Tadarus Al-Quran bersama dengan Ketua Yayasan Ustadz Drs. Ach. Ridlwan Cholil, M.Pd.

Sabtu, 16 April 2022 Madrasah 'Aliyah Nahdlatul Ulama melaksanakan kegiatan pengembangan diri yang dikhususkan bagi guru. Kegiatan ini berupa Tadarus al-Qur'an disertai Tachsin al-Qur'an yang dipandu langsung oleh Ketua Yayasan Taman Pendidikan Nahdlatul Ulama, Ustadz Drs. Ach. Ridlwan Cholil, M.Pd. Untuk menyambut kegiatan ini, siswa belajar dan melakukan tugas menghafal juz 30 di rumah masing-masing. Kegiatan tadarus ini dilaksanakan di musholla Pondok Putra Al-Choliliyah dan dimulai jam 07.00 pagi. Tadarus dikemas dalam bentuk halaqoh, semua guru duduk melingkar dengan Ustadz Ridlwan duduk di depan bangku yang telah disiapkan. Dalam pelaksanaannya, tadarus ini dilakukan oleh semua guru dengan membaca Al-Quran satu halaman dengan sistem urut bergantian sedangkan untuk guru lainnya menyimak dan mengoreksi kesalahan bacaan, baik dari segi makhroj dan tajwidnya.

WhatsApp Image 2022 04 17 at 08.58.16 1 WhatsApp Image 2022 04 17 at 08.58.15 2 WhatsApp Image 2022 04 17 at 08.58.15 WhatsApp Image 2022 04 17 at 08.58.14 WhatsApp Image 2022 04 17 at 08.58.14 1

Kegiatan tadarrus berjalan dengan lancar dan semua guru menyelesaikan bacaan dengan baik. Setelah menyimak dan mengoreksi bacaan semua guru, Ustadz Ridlwan memberikan beberapa poin penting berupa beberapa kesalahan yang penting diperhatikan dalam membaca al-Qur'an. Beliau memandang bahwa kesalahan-kesalahan tersebut sering dilakukan oleh orang-orang dalam membaca al-Qur'an. Kesalahan pertama adalah mengenai Mad, yang berarti panjang bacaan. Beliau menegaskan agar lebih mudah diingat, bahwa hampir semua bacaan cukup dibaca satu ketukan atau satu alif, kecuali jika lafadh yang dibaca bertemu dengan hamzah atau tasydid dan jika bacaan tersebut adalah bacaan 'aridl lissukun. Kesalahan kedua adalah fathah yang bertemu dengan lam jalalah tafkhim. Kebanyakan orang banyak yang membaca fathah tersebut dengan bacaan tafkhim, padahal seharusnya tetap fathah. Ketiga mengenai penegasan bacaan idhar syafawi yang berupa mim mati bertemu dengan fa'. Dalam melafalkan bacaan itu, Beliau bahkan menyarankan agar diberi jeda agar bacaan mim mati dilafalkan dengan sempurna. Terakhir, beliau menegaskan agar memperhatikan makhraj huruf-huruf yang berdekatan.

WhatsApp Image 2022 04 17 at 08.58.11 WhatsApp Image 2022 04 17 at 08.58.12 WhatsApp Image 2022 04 17 at 08.58.13 2 WhatsApp Image 2022 04 17 at 08.58.16

Sebelum menutup kegiatan, Ustadz Ridlwan menilai bahwa ada beberapa guru yang masih perlu belajar memperbaiki kualitas bacaan masing-masing. Beliau juga berharap untuk mewadahi kegiatan tersebut agar lembaga bisa mengadakan kegiatan tadarus di tingkat lembaga dengan dipandu oleh guru yang kualitas bacaannya baik sebagai korektor bacaan. Hal tersebut perlu dilakukan karena guru sebagai pendidik harus selalu mengupgrade kemampuan masing-masing agar kualitas keilmuan semakin meningkat.* 

Baca 2829 kali

Cari

Pengunjung

4185437
Hari ini
Minggu Lalu
Bulan lalu
Semua
889
3027118
970202
4185437

Your IP: 216.73.216.180
2026-03-20 09:37